Pada Pengantar RAPBD Tahun Anggaran 2018, Pemerintah Daerah harus mempertimbangkan sektor pendapatan dan belanja. Untuk belanja, pemerintah menargetkan sebesar Rp 1,354 triliun. Target belanja ini mengalami penurunan sebesar Rp. 185,07 miliar dibandingkan belanja pada APBD murni tahun 2017.
“Penurunan ini merupakan konsekuensi dari pembiayaan netto daerah yang direncanakan nol rupiah,” tegas Bupati Malinau.
Menurut dia, hal tersebut sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 33 tahun 2017 Tentang Pedoman Penyusunan APBD tahun 2018.
Bupati Malinau Yansen TP berharap agar Pemerintah Daerah dan DPRD dapat bersama-sama melakukan pembahasan.
Sementara itu, Ketua DPRD Malinau Wempi W Mawa memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti pembahasan RAPBDP Tahun Anggaran 2017 dan RAPBD Tahun Anggaran 2018.

%d blogger menyukai ini: